Buku tamu    |    Kontak
 
 
     
 
Otorita Asahan dan BKPEKDT beserta Pemkab. Samosir, Simalungun Dan Tobasa Melakukan Pembersihan Eceng Gondok di Kawasan Danau Toba


Danau Toba dengan pemandangan alamnya yang indah, menjadi modal dasar untuk pengembangan industri pariwisata di kawasan tersebut. Pariwisata adalah industri yang kelangsungan hidupnya sangat ditentukan oleh baik buruknya lingkungan. Ia sangat peka terhadap kerusakan lingkungan, seperti misalnya adanya eceng gondok di danau.

Perairan Danau Toba saat ini banyak ditumbuhi oleh eceng gondok dan sudah ditemui hampir diseluruh garis pantai, sehingga keberadaannya menyebabkan pencemaran pemandangan (pencemaran estetika).
Populasi eceng gondok terus bertambah secara cepat diperairan Danau Toba. Badan air danau yang mengalami eutrofikasi tersebut menjadi tempat yang subur bagi tumbuh dan berkembangnya eceng gondok. Di perairan Danau Toba saat ini diperkirakan luasnya tumbuhan eceng gondok seluas 386 Ha, tersebar pada 7 Kabupaten dalam 28 Kecamatan yang memiliki garis pantai.
Keberadaan eceng gondok di perairan Danau Toba telah menimbulkan dampak buruk terhadap keragaman fungsi perairan tersebut.
Mengingat perkembang biakan yang begitu cepat dan luasnya dampak buruk eceng gondok terhadap ekosistem perairan Danau Toba seperti disebutkan diatas, maka pembersihan dan pengendalian eceng gondok perlu dilakukan.

Sesuai dengan Keputusan Rapat Dewan Manajemen III Badan Koordinasi Pelestarian Ekosistem Kawasan Danau Toba (BKPEKDT) 2008 yang lalu Badan Pelaksana BKPEKDT dengan dibantu Otorita Asahan ditugaskan untuk melakukan penanganan eceng gondok di perairan Danau Toba.
Dan bersamaan pula dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2009 dan menyambut pelaksanaan kegiatan FIBOP IV (Festival International Bahari Olahraga Pemuda IV) 13-20 Juni 2009 yang berlangsung di Sumatera Utara dimana sebahagian kegiatannya berlangsung di Danau Toba, Otorita Asahan dan BKPEKDT ( Badan Koordinasi Pelestarian Ekosistem Kawasan Danau Toba ) beserta Pemkab. Samosir, Simalungun dan Tobasa Melakukan Pembersihan Eceng Gondok Di Kawasan Danau Toba.

Pada kesempatan ini pembersihan eceng gondok seluas 63,8 Ha dilakukan di Kecamatan Pangururan dan Simanindo Kabupaten Samosir, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun dan Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa.


Kegiatan pembersihan eceng gondok yang melibatkan masyarakat secara simbolis dilaksanakan didepan Kantor Bupati Samosir, Jum’at (5 Juni 2009). Dihadiri Ketua Otorita Asahan Ir. Effendi Sirait beserta staff, Ketua Badan Koordinasi Pelestarian Ekosistem Kawasan Danau Toba (BKPEKDT) Drs. Edward Simanjuntak, Ketua Pelaksana pembersihan eceng gondok Ir. Sinta Marpaung. Juga pejabat tinggi di Samosir seperti Asisten satu Drs. Ombang Siboro, M.Sc. Kepala Badan Lingkungan Hidup Ir. Darwin Harianja, Kabag. Humas Drs. Tumpal Malau dan Camat Pangururan Ansar Naibaho serta masyarakat yang ikut pelaksanaan pembersihan eceng gondok.

Gerakan pembersihan ini akan dilangsungkan secara berkesinambungan dengan harapan kebersihan di perairan Danau Toba dapat terus ditingkatkan.

index

 
Otorita Asahan Republik Indonesia @2008
Jl. Gatot Subroto Kav. 8 no. 67, Telp. (021) 5252466, Fax. (021) 5251763